Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 November 2014

Cacing Pita Hidup di Dalam Otak Seorang Pria

Dokter di Inggris mengalami kesulitan mencari tahu penyebab sakit kepala yang diderita seorang pria Cina dan mengganggu indera penciumannya. Setelah melalui tahap pengujian, pria berusia 50 tahun ini dinyatakan negatif terhadap penyakit. Hingga dilakukan scan otak yang menunjukkan gejala aneh. Hidup cacing pita yang tinggal di dalam otaknya. Aneh!

Parasit tersebut berukuran panjang sekitar 1 cm dan membuat lubang terowongan 5 cm di dalam otak manusia sebelum ahli bedah mengeluarkannya pada tahun 2012. Kini, pria tersebut telah sembuh dari infeksi. 

Selama 4 tahun, cacing berpindah 5 cm dari bagian kanan otak ke bagian kiri


Peneliti mengidentifikasi parasit tersebut sebagai Spirometra erinaceieuropaei, spesies langka dari cacing pita biasanya ditemukan di Cina, Kore Selatan, Jepang dan Thailand. Sebanyak 300 kasus infeksi cacing yang dilaporkan menyerang manusia.

Peneliti percaya bahwa Spirometra erinaceieuropaei terbawa dari memakan krustasea dan reptil atau dari menggunakan pengobatan Cina untuk mata yang terbuat dari katak.

"Kami tidak berharap untuk melihat penyakit ini di Inggris," kata Dr. Effrossyni Gkrania-Klotsas, peneliti penyakit menular di Addenbrooke's NHS Trust di Cambridge.

Kebanyakan parasit cacing pita yang menginfeksi manusia dan hewan termasuk Spirometra erinaceieuropaei hidup di dalam usus, menyebabkan beberapa gejala. Kasus ini jarang terjadi, cacing pita bisa membuat jalan ke otak.

Ini adalah gambaran yang diperbesar dari cacing dan jaringan otak



Sumber: Huffingtonpost

Selasa, 18 November 2014

Ditemukan Kerangka Dengan Sejumlah Perhiasaan Dengan Usia 1400 Tahun

Sebagian sisa ditemukan di Exning, Suffolk bersama sejumlah perhiasan, bros, mangkuk kaca, senjata dan manik-manik, para ahli percaya mereka adalah bekas orang yang berstatus sosial tinggi. Kerangka dan objek berasal dari zaman Raja Anna di East Anglia.

Lebih dari 20 kerangka Anglo Saxon telah digali di sebuah bangunan di Suffolk dan arkeolog percaya yang ditemukan ini memiliki kaitan dengan anggota keluarga kerajaan


Ranjang pemakaman biasanya disediakan untuk wanita yang berstatus tinggi selama abad ke-7. Penggalian dilakukan oleh Archaeolgical Solutions atas nama Persimmon Homes, yang berencana membangun 120 rumah di situs tersebut.

Andrew Peachey, dari Archaeological Solutions mengatakan penemuan ini berasal dari tahun 650 Masehi dan tentu saja tidak pernah diduganya. Peachey, 34, mengatakan "Salah satu kuburan sangat rumit dengan bingkai kayu atau mungkin rangka besi. Mungkin inilah yang dikenal dengan ranjang pemakaman, tetapi masih terlalu dini untuk menyimpulkan hal ini sebelum semuanya selesai digali. Lainnya tampak seperti pemakaman prajurit. Sebuah tombak dan belait ditemukan dengan tulang."

Pencarian awal melewati lokasi pemakaman, meskipun salah satu badan ditemukan terkubur hanya sedalam satu kaki (0,3 meter) di bawah tanah. Ada juga penguburan ganda, di mana dua mayat ditemukan dalam satu kuburan yang sama




Sisa yang ditemukan bersama sejumlah perhiasan, bros, mangkuk kaca, senjata, dan manik-manik


Mangkuk kaca ini ditemukan di pemakaman, dan mungkin dari Rhineland. Andrew Peachey, dari Archaeological Solutions mengatakan temuan berusia 650 Masehi


"Ini hal luar biasa bahwa tidak ada gangguan yang terjadi pada kuburan. Meskipun pemakaman ini diyakini berasal dari abad ke-7, beberapa barang yang ada mungkin berusia lebih tua."

Sebuah tombak ditemukan dari situs 


Tim Archaeological Solutions kini telah mengangkat kerangka dan barang yang ada, mereka akan melakukan tes lebih lanjut untuk menemukan identitas


Sebanyak 20 kuburan ditemukan dan terdapat 21 kerangka di dalamnya


Daerah ini juga dilaporkan sebagai tempat lahirnya anak perempuar dari Raja Anna, yaitu Ratu Etheldreda.

Kualitas barang yang ditemukan (kaca, manik-manik, dan koin) menunjukkan mayat tersebut memiliki hubungan kekerajaan, dan daerah ditemukan mayat ini dekat denga kerajaan Anna yang memerintah East Anglia di abad ke-7


Gambar ini adalah salah satu dari sejumlah bros yang ditemukan. Atiquities Scheme Portable akan menganalisa perhiasan ini



Sumber: Dailymail

Senin, 17 November 2014

Foto Otak Cacat dari Rumah Sakit Jiwa

Adam Voorhes mengambil koleksi otak yang mengerikan dan mengubahnya menjadi bentuk seni. 

Fotografer dari Austin, Texas, menghabiskan lebih dari setahun membuat gambar beresolusi tinggi yang menggunakan lebih dari 700 otak cacat. Ia menemukannya di University of Texas Mental Hospital pada tahun 2011 ketika bekerja untuk Scientific American. 

Foto tersebut ditampilkan dalam sebuah buku yang ditulisnya bersama dengan seorang jurnalis Alex Hannaford, yang berjudul Malformed: The Forgotten Brains of the Texas Mental Hospital.

Di bawah ini adalah foto karya Voorhes:


Malformed: The Forgotten Brains of the Texas Mental Hospital. Adam Voorhes & Alex Hannaford


  


  

  

  

  

  

  

  

  

  

  

  

 

 



 Sumber: Huffingtonpost

Minggu, 16 November 2014

Persahabatan Seorang Gadis Dengan Gorila Tetap Terjalin Setelah Berpisah 12 Tahun

Sebuah foto yang menunjukkan peristiwa kontroversial, di mana seorang ayah membiarkan anak perempuannya yang baru berusia 18 bulan bermain dengan gorila berbobot 300 pon. Peristiwa ini memberikan pengalaman tak terlupakan untuk gadis kecil, Tansy Aspinall, yang mendapatkan pelajaran dalam hal kepercayaan dan keberanian.

Kelembutan: Foto kontroversi Tansy yang berusia 18 bulan di kandang gorila di kebun binatang milik ayahnya di Kent


Tansy tidak ingat perkenalan pertamanya dengan gorila di kebun binatang Howletts, milik ayahnya


Bersatu Kembali: Setelah 10 tahun, Tansy dan Djala menjalin persahabatan kembali di hutan hujan Gabon


Gambar selanjutnya juga menunjukkan Tansy telah bertambah dewasa dan memberikan kepercayaannya pada gorila jantan yang besar. Pelukan ini merupakan hal yang paling menyentuh.

Tansy adalah putri sulung dari Damian Aspinall, dan gorila yang dipeluknya bernama Djala, salah satu hewan yang menjadi teman bermainnya sejak kecil di kebun binatang Howlett milik Aspinal, di Kent.

Selagi berpelukan mereka juga berbagi ciuman. Jalinan kasih sayang yang kuat, dan ini adalah pertama kalinya mereka bertemu kembali setelah 12 tahun berpisah, setelah Djala dikembalikan ke alam liar pada tahun 2002.

4 bulan lalu di hutan hujan Gabon, Tansy dan ayahnya melakukan perjalanan dengan menggunakan perahu kecil menuju ke dalam hutan dengan misi menemukan Djala, dan gorila lain yang bernama Bims yang telah lama tinggal di kebun binatang.

Hal yang mencengangkan terjadi setelah Tansy dan ayahnya mencari selama beberapa jam di cuaca tropis yang panas, mereka melihat 2 wajah tidak asing mengintip dari hutan lebat. Meskipun tidak pernah bertemu teman manusianya dalam beberapa tahun, gorila yang telah tumbuh besar dan kuat ini datang dan memeluk mereka.

Teman Lama: Djala berlari keluar dari semak untuk memeriksa pengunjung di perahu


Tak dapat dipercaya. Setelah memberi salam pada Damian Aspinall, Djala memberikan kasih sayangnya pada Tansy


Tansy yang sekarang berusia 25 tahun dan bekerja sebagai desainer perhiasan, tidak memiliki ingatan sama sekali akan pertemuan pertamanya dengan gorila, ketika ayahnya membiarkan ia berada di kandang gorila dan memfotonya.

Tansy masih ingat ketika ia bermain dengan Djala dan Bims, perjalanan ke Gabon bersama ayahnya merupakan reuni keluarga yang bahagia untuknya.

Seingatnya: "Adik saya Clary dan saya sering bermain bersama Djala dan Bims di halaman dan terkadang kami mengunjungi kandang gorila lain. Saya senang berada di sekeliling mereka semua, tetapi kedua gorila jantan ini sangat istimewa untuk kami, seperti keluarga kami sendiri. Terakhir melihat mereka pada saat saya berusia 10 tahun dan mereka telah dipersiapkan untuk pindah ke konservasi Gabon. 

Saat kami pergi untuk menemukan mereka lagi, saya sedikit khawatir awalnya karena saya tidak yakin mereka akan mengenali saya setelah sekian lama, atau jika mereka telah berubah menjadi gorila liar karena kehidupan di hutan. Jadi, ini merupakan hal luar biasa yang memperlihatkan mereka tidak hanya mengenali saya, mereka juga memperlihatkan sisi lembut di wajah mereka yang membuat saya merasa aman dan yakin. 

Tidak ada alasan untuk takut. Mereka sedikit kasar kepada ayah, tetapi sangat lembut dengan saya. Ayah menyambut mereka terlebih dahulu dan membuktikan mereka aman sebelum mendekati saya. Dia tidak akan pernah membiarkan saya terlalu dekat dengan gorila agresif."

Tansy mengatakan, merupakan tradisi bagi anggota keluarga untuk bertemu dan berinteraksi dengan gorila.

Pelukan: Tansy dan gorila menikmati kehangatan kasih sayang sebagai pasangan


Berbagi Keceriaan: Tansy dan ayahnya Damian, 54, berbagi keceriaan terhadap hewan liar dan menyelamatkan spesies terancam punah


Masa kecil Damian dihabiskan bermain dengan harimau, serigala dan gorila, dan ia memutuskan untuk meneruskan pekerjaan ayahnya. Pria berusia 54 tahun ini mengabdikan hidupnya untuk menyelamatkan spesies terancam punah. Dia telah menjalankan kebun binatang Howletts dan Port Lympne di Kent yang dikenal sebagai Aspinall Foundation, sejak ayahnya meninggal pada tahun 2000.

Kenangan Indah: Tansy kecil dan ibunya Lousie dan seekor gorila dari kebun binatang di Kent


Damian menegaskan apa yang membuat yayasannya menjadi yang terbaik adalah semua hewan diperlakukan setara. 

"Kami mencintai mereka, dan menyadari mereka memiliki hak yang sama dengan manusia. Kami membeli buah dan sayuran terbaik dari Covent Garden. Lalu apa alasan mereka harus mendapat kualitas makanan nomor dua sedangkan kita tidak," tegas Damian.

Keberhasilan yang tidak diprediksi adalah pengenalan dan pengembangbiakkan gorila, dengan 130 kelahiran dan 80 hewan dikembalikan ke alam liar. Ada juga kekecawaan, 10 gorila yang Damian dan Tansy lepaskan ke Gabon sejak Juni telah kehilangan setengah anggotanya. Diyakini mereka terbunuh oleh gorila lain.

Meskipun ini kemunduran, Damian mengatakan primata lain yang dilepaskan ke alam liar kini benar-benar liar dan senang, sehat dan tenang. Djala dan Bims tampak sehat. Tidak masuk akal jika beberapa ilmuwan mengatakan mereka telah kehilangan insting liarnya. Hewan ini memiliki hak untuk kembali ke rumah. Tidak ada orang yang bisa meyakinkan saya bahwa mereka tidak layak berada di sini.


Sumber: Dailymail

Sabtu, 15 November 2014

Benarkah Unicorn Telah Ditemukan?

Unicorn mungkin hanya ada di dalam dongeng, tapi rusa bertanduk satu memiliki kemiripan yang sangat meyakinkan. Rusa kecil ini memiliki tanduk langka dengan kelainan pada bentuknya, tumbuh tulang lancip berbentuk kerucut di tengah kepalanya. Ditembak oleh pemburu di Celje, Slovenia, kerangka dari rusa ini menunjukkan kelainan bentuk yang menakjubkan. Kemungkinan penyebabnya adalah cedera saat tanduk tersembut mulai tumbuh.

Kerangka Unicorn


Dr Pokorny, asisten direktur lembaga penelitian ekologi Erico Velenje mengatakan tanduk tersebut merupakan hasil keturunan, dan biasanya tumbuh di dua tempat di tengkorak yang disebut pedikel. Kedua pedikel berada dalam keadaan terpisah,tapi dalam kasus ini tanduk besar tumbuh dalam satu pedikel yang besar.

Rusa dengan Tanduk Normal


Pemburu diizinkan untuk menembak spesies rusa terbanyak di Slovenia, dan rusa yang satu ini dipilih karena usianya. Rusa bisa kehilangan tanduknya dengan berbagai cara, termasuk masa kawin. Dr Pokorny mengatakan pemburu menembak rusa ini bukan dikarenakan mirip dengan unicorn, tetapi menembak karena rusa tersebut hanya seperti kehilangan satu tanduknya.

Ilustrasi Unicorn


Menghabiskan waktu di bawah sinar matahari membuat rusa jantan mengeluarkan testosteron, yang memicu tumbuhnya tanduk. Pada awalnya, tanduk yang tumbuh cukup lunak, yang terdiri dari jaringan lunak, darah dan saraf, serta ditutupi oleh lapisan kulit. Tanduk akan mengeras pada saat berumur 6 bulan kemudian, tanduk merupakan bagian sensitif, yang menyebabkan rasa sakit saat terluka.


Sumber: Dailymail

Bayi Yang Selalu Tersenyum Bahkan Sebelum Dilahirkan

Leo Hargreaves terlihat senang dengan dunianya, bahkan sebelum ia dilahirkan. Orangtua Leo percaya anak mereka adalah bayi tersenang di Inggris, terbukti dengan wajah senyumnya yang selalu melekat.
Gambar menakjubkan diambil pada saat ia berusia 31 minggu.

Senang: Scan 4D dari Leo Hargreaves


Ibunya, Amy Cregg,24, mengatakan cukup terkejut dengan hasil scan bayinya, tapi itu baru permulaan. Setelah dilahirkan, ia selalu tersenyum. Bahkan pada saat tidur. Mendekati usia 5 bulan, Leo dijuluki bayi paling bahagia di Inggris.



Saat ini bayi perempuan Leo telah menarik banyak pihak untuk kepentingan model, tapi mereka lebih tertarik jika usia Leo sudah lebih matang.

Leo yang Berusia 5 Bulan Tersenyum Saat Tidur


Orangtua Leo, Amy Cregg dan Leighton Hargreaves Mengaku Telah Mendapat Penawaran Dari Perusahaan Model yang Tertarik Dengan Senyum Leo





Sumber: Dailymail

Jumat, 14 November 2014

6 Hewan Dengan Mata Palsu di Tubuh Mereka

Sepasang mata bisa tampak indah. Misterius. Menarik. Juga bisa menipu, itulah yang ada pada dunia hewan, beberapa spesies memiliki mata palsu di tubuh mereka.

Tampak seperti bola mata,terdapat pada ikan, katak, kupu-kupu, dan burung serta serangga, yang membuat ilmuwan terpesona selama berabad-abad, dan ilmu tentang bola mata ini mengungkapkan beberapa kejutan.

Ulat Dengan Tatapan Ular

 

Kupu-kupu Mengepakkan Matanya

 

Katak Dengan Tampilan Beracun

 

Ikan Yang Menipu Musuh

 

Tampilan Mengagumkan Laba-laba Merak

 

Kepingan Ekor Merak



Sumber: BBC